MSA Jalin Kerjasama UIN Kediri dan UIN Tulungagung

Yogyakarta – Program Studi Magister Sosiologi Agama (MSA) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperkuat eksistensinya sebagai program studi baru melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan benchmarking sekaligus sosialisasi ke Program Studi Sosiologi Agama UIN Syekh Wasil Kediri dan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 25–27 Februari 2026.

Sebagai program studi yang baru berdiri, MSA UIN Sunan Kalijaga memandang penting untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkenalkan program studi kepada calon mahasiswa potensial. Langkah ini menjadi semakin relevan mengingat sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di lingkungan UIN Sunan Kalijaga pada umumnya dikelola oleh bagian Admisi, sehingga program studi perlu mengembangkan strategi promosi yang lebih spesifik, terutama untuk jenjang magister yang memiliki karakteristik calon mahasiswa berbeda dengan jenjang sarjana.

Kegiatan benchmarking ini tidak hanya bertujuan untuk saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan program studi, tetapi juga menjadi media untuk membangun kerja sama kelembagaan serta memperkenalkan Program Studi Magister Sosiologi Agama kepada mahasiswa S1 Sosiologi Agama yang berpotensi melanjutkan studi ke jenjang magister.

Di UIN Syekh Wasil Kediri, rombongan MSA UIN Sunan Kalijaga disambut oleh jajaran Dekanat Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Ketua Program Studi, serta Sekretaris Program Studi Sosiologi Agama. Kegiatan diawali dengan diskusi bersama pimpinan fakultas dan pengelola program studi mengenai pengembangan kelembagaan, kurikulum, serta peluang kolaborasi akademik.

Selanjutnya, tim MSA berdialog langsung dengan mahasiswa Program Studi S1 Sosiologi Agama. Dalam suasana yang interaktif, para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peluang studi lanjut di UIN Sunan Kalijaga, mulai dari sistem perkuliahan, biaya pendidikan, fasilitas akademik, hingga kehidupan mahasiswa di Kota Yogyakarta. Seluruh pertanyaan dijawab secara komprehensif oleh tim dosen MSA, sekaligus disertai pemaparan mengenai keunggulan, kurikulum, serta prospek lulusan Program Studi Magister Sosiologi Agama. Sebagai tindak lanjut, mahasiswa juga mengisi formulir minat studi untuk mendata calon peserta yang berpotensi melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.

Berita Terkait

Berita Terpopuler