Profil MSA

Program Magister Sosiologi Agama di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta hadir sebagai program unggulan yang menekankan pendekatan interdisipliner, kontekstual, kritis, dan transformatif dalam mengkaji dinamika keagamaan di tengah masyarakat global yang majemuk dan bergerak cepat oleh arus teknologi digital. Program ini dirancang bukan hanya sebagai kelanjutan akademik dari jenjang sarjana, tetapi juga sebagai pusat produksi pengetahuan sosiologis keagamaan yang adaptif terhadap perubahan zaman, serta berakar kuat pada nilai-nilai Islam, kebudayaan Indonesia, dan prinsip-prinsip keilmuan global.

Berdirinya Program Magister Sosiologi Agama memberikan ketajaman ilmu kepada sarjana Sosiologi Agama dengan melanjutkan ke jenjang Strata Dua. Adapun capaian profil lulusan Magister Sosiologi Agama yaitu mampu menganalisis dan menerapkan epistemologi Sosiologi Agama secara matang dan dewasa, sehingga memberi daya dukung terhadap pemerintah dan tokoh masyarakat terkait solusi praktis berbasis teorisasi Sosiologi Agama terhadap permasalahan dinamisasi masyarakat di Indonesia. Dalam capaian pembelajaran, Program Magister Sosiologi Agama fokus memberi bekal yang memadai tentang materi penguasaan dasar-dasar studi Sosiologi Agama, pemahaman tentang konsep sistem masyarakat moderasi, dan fenomena sosial keagamaan kontemporer. Bekal tersebut mampu mengantarkan peserta didik mempunyai kualifikasi kemampuan berpikir kritis integratif dalam membantu dan mencari alternatif penyelesaian masalah-masalah yang berkaitan dengan sosial keberagamaan.

VISI

Visi yang diusung oleh Program Magister Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dapat memacu lembaga sebagai center of research bagi pengembangan dan penelitian Sosiologi Agama di Indonesia. Dalam kaitan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, Program Magister Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dapat memberi kontribusi informasi dan nilai sebagai dasar pengembangan ilmu dan teknologi secara luas. Selain itu perkembangan arah ilmu dan teknologi membutuhkan kontribusi kajian agama dengan kekhasanya yang diungkapkan dalam kajian Sosiologi Agama. Visi Program Studi Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menunjukkan idealisme sekaligus profesionalisme dalam mengembangkan Program Magister Sosiologi Agama, yakni “Unggul dan Terkemuka dalam studi Sosiologi Agama bertumpu paradigma Sosiologi Agama multiple modernity yang responsif pada isu-isu keagamaan kontemporer, moderasi, dan multi-identitas di Indonesia”. Visi ini mencerminkan proses pendidikan dalam memberi bekal yang memadai tentang materi penguasaan dasar-dasar studi Sosiologi Agama, pemahaman tentang konsep sistem masyarakat moderasi, dan fenomena sosial keagamaan kontemporer yang mengantarkan peserta didik mempunyai kualifikasi kemampuan berpikir kritis integratif dalam membantu dan mencari alternatif penyelesaian masalah-masalah yang berkaitan dengan sosial keagamaan.

MISI
Selain itu berdasarkan Visi yang di susun, Program studi Magister Sosiologi agama menurunkannya dalam Misi, Tujuan dan Strategi Prodi yakni:

1. Menyelenggarakan pendidikan Magister yang unggul dalam studi Sosiologi Agama berbasis paradigma multiple modernity dan pendekatan interdisipliner.

2. Mengembangkan riset-riset inovatif yang responsif terhadap isu-isu keagamaan kontemporer, termasuk moderasi beragama, konflik sosial-keagamaan, dan dinamika multi-identitas.

3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil kajian Sosiologi Agama untuk mendorong transformasi sosial dan penguatan masyarakat inklusif.

4. Membangun jejaring kerja sama dengan institusi nasional dan internasional guna memperkuat daya saing akademik dan kontribusi keilmuan dalam ranah publik. 

5. Mempersiapkan lulusan yang kritis, adaptif, dan transformatif, dengan keahlian akademik dan sosial dalam mengelola isu-isu sosial-keagamaan dalam masyarakat majemuk.

TUJUAN

1. Menghasilkan lulusan Magister yang memiliki pemahaman mendalam tentang teori dan metodologi Sosiologi Agama berbasis paradigma multiple modernity.

2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas riset tentang keberagamaan kontemporer, moderasi, dan identitas sosial yang kontekstual dengan masyarakat Indonesia.

3. Mewujudkan peran aktif akademisi dalam mendorong terciptanya masyarakat religius, toleran, dan damai melalui pengabdian berbasis kajian sosiologis.

4. Menjadi pusat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dalam studi Sosiologi Agama di tingkat nasional dan internasional.

5. Menumbuhkan kompetensi integratif pada lulusan, baik dalam kemampuan berpikir sistemik, keterampilan metodologis, maupun sensitivitas sosial. 

Kurikulum disusun untuk membentuk lulusan yang sistematis dan sinergis antara komitmen serta keberadaan fakultas baik secara teoritis, aplikasi metodologi, maupun pola prasyarat mata kuliah yang mencakup struktur dan sisi kurikulum secara keseluruhan. Suasana akademik didukung oleh tersedianya sarana, proses pembelajaran yang berjalan secara teratur, interaksi dengan segenap komponen fakultas, serta sejumlah kegiatan ilmiah yang mendukung pengembangan proses dan hasil pembelajaran. Pembelajaran didukung kurikulum yang relevan dengan penelitian, ketersediaan dosen yang sesuai dengan bidang keahliannya. Selain itu juga terdapat agenda pengabdian yang terkoordinasi dan tema pengabdian yang terkait dengan bidang Sosiologi Agama dan pemikiran lainnya.